Pembatalan sepihak oleh driver grab ketika mengetahui pengguna melakukan pesanan menggunakan kode promo sejatinya telah cukup lama terjadi. Atas kejadian ini banyak pengguna yang lantas mengungkapkan kekesalannya, baik secara lisan maupun tulisan di media sosial.
"Promo aja, service tp ga dibenahin. Pesen selalu susah dpt driver. Padhal d aplikasi mah di sekeliling bnyk driver," tulis @ahmedzulfi, di halaman instagram @grabid.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi bukannya tanpa alasan pembatalan sepihak dilakukan. Beredar informasi, kalangan driver grab melakukan pembatalan pesanan bagi pengguna yang memakai kode promo lantaran pihak Grab kerap lama mencairkan pembayaran tarif berbasis promo.
Yang mana hal ini bisa mengganggu operasional driver itu sendiri ketika menjalankan aktivitasnya sehari-hari.
"Tidak ada transparansi dari pihak Grab. Misal tarif aslinya Rp 15 ribu, kemudian karena promo tarifnya jadi setengahnya. Saya terima Rp 7500, tapi sisa Rp 7500 lainnya tidak jelas kapan saya terima. Kalau pun cair waktunya lama," jelas salah seorang driver Grab, yang menolak disebutkan namanya.
(yud/rou)