Nantinya setiap foto ataupun video yang diduga mengandung konten sensitif, didukung oleh laporan dari pengguna lainnya dan tim internal telah menelitinya, maka konten tersebut akan dikaburkan oleh Instagram.
"Foto ini berisi konten sensitif yang beberapa orang dapat tersinggung atau terganggu," begitu tulisan yang akan terpampang di muka untuk konten yang dianggap sensitif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Contohnya kelompok yang berbagi konten yang isinya tengah pengujian hewan atau menyakiti hewan atau soal krisis kemanusiaan di seluru dunia (kelaparan, dampak perang terhadap masyarakat lokal)," ujar Instagram dikutip dari The Verge, Jumat (24/3/2017).
Peringatan tersebut agar konten sensitif tak terlalu menampakkan diri di timeline Instagram. Pengguna tetap bisa melihat postinganya dengan menekan tombol.
Itu artinya, Instagram tetap memungkinkan penggunanya memposting konten sensitif, akan tetapi diburamkan sebagai tanda peringatan. Mengenai kemungkinan Instagram memperluas kebijakan 'blur' itu ke konten seksual di masa mendatang, Instagram menjawab tidak menutup kemungkinan.
"Seiring dengan waktu kita akan eksplorasi penerapan layar (buram) ke ranah lain," ucap Instagram. Update foto blur ini akan dilakukan dalam waktu dekat. (fyk/fyk)