"Seiring dengan evolusi yang terjadi di sektor teknologi dan platform pemesanan kendaraan di Indonesia, Pak Badrodin akan memandu dan memastikan Grab Indonesia berkontribusi secara konstruktif terhadap pelaksanaan dari sejumlah kebijakan transportasi dan aturan keselamatan yang baru," sebut Grab dalam keterangan yang diterima detikINET.
Grab menyatakan Badrodin sebenarnya telah bergabung dengan Grab sejak November 2016. "Pak Badrodin sangat senang bergabung dengan Grab Indonesia, di mana beliau juga memegang visi dan nilai-nilai yang sama dengan Grab," tambah Grab.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beliau memiliki pengalaman di sejumlah daerah di Indonesia sehingga memiliki pemahaman yang kuat akan kebutuhan masyarakat Indonesia dan akan memberikan pandangan dan petunjuk yang berharga bagi Grab seiring dengan ekspansi Grab di pasar terbesarnya, Indonesia," papar pesaing Go-Jek itu.
Dengan bimbingan Badrodin, Grab berharap dapat terus tumbuh dan berkembang dan meningkatkan kualitas hidup dari para pengguna dan mitranya, serta menaati semua peraturan dan regulasi yang berlaku.
"Sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Pak Badrodin telah berpengalaman dalam memimpin salah satu institusi penting di Indonesia. Beliau memberikan petunjuk praktis mengenai regulasi manajemen lalu lintas dan manajemen organisasi-organisasi besar di berbagai daerah di Indonesia berdasarkan pengalaman beliau," sebut Grab.
"Tentu, bimbingan beliau akan sangat berharga bagi Grab seiriing dengan inovasi kami guna memecahkan permasalahan lokal dan mengarungi area regulasi Indonesia," pungkas startup asal Malaysia tersebut. (afr/fyk)