Minggu, 15 Jan 2017 07:50 WIB

Ini Komentar Cagub DKI Soal Penggunaan Medsos

Galang Aji Putro - detikInet
Ilustrasi Foto: Reuters/Kacper Pempel Ilustrasi Foto: Reuters/Kacper Pempel
Jakarta - Perkembangan zaman yang kian maju menjadikan internet pada posisi yang penting. Tiga calon gubernur (cagub) DKI Jakarta menyatakan dunia digital dewasa ini menjadi tempat bertukarnya informasi dari hampir semua sektor.

Agus Harimurti Yudhoyono, Basuki Tjahaja Purnama, dan Anies Baswedan secara bergantian menyampaikan pandangannya itu dalam sebuah acara bertajuk 'Kumpul Masyarakat Kreatif, Digital, dan Perfilman'. Mereka memaparkan gagasan mereka langsung kepada audiens di Soehanna Hall, The Energy Building SCBD, Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan, Sabtu (14/1/2017).

Basuki T Purnama (Ahok) menyoroti dunia digital ini dari segi toleransi. Hal ini dikarenakan kasus dugaan penistaan agama yang menimpanya berhubungan dengan internet.

"Jadi dalam dunia digital ini, orang nggak boleh mengambil yang menghasut seperti kasus Buni Yani. Dia sudah jadi tersangka, saya juga jadi tersangka," ujar Ahok.

Ahok menyatakan, dengan menutup website yang berisi konten hoax dan adu domba adalah langkah yang tepat untuk menanggulangi intoleransi. "Saya kira ini bisa makin baik dengan mulai menutup website yang mengadu domba," imbuhnya.

Sementara itu, Anies Baswedan mencontohkan salah satu start up jual beli online yang mampu menjadi wadah bagi masyarakat. Hal itu dia sampaikan saat merespon pertanyaan salah satu hadirin.

"Kebijakan yang dibuat untuk membantu petani dan nelayan?" tanya Ihsan, Co Founder salah satu start up di bidang pertanian dan perikanan.

"Contohnya Bukalapak, pelapaknya 1,3 juta. Membuat terobosan bagi pemain kecil untuk naik ke atas. Kami akan sering mengundang teman-teman sekalian. Kita akan solve it together," jawab Anies.

Cagub nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono menyebutkan, media sosial harus digunakan untuk hal-hal positif. Menurutnya, pemerintah akan terus menggunakan media sosial untuk membantu warga masyarakat.

"Kita gunakan media sosial untuk hal positif. Kita bisa kembangkan kreasi anak muda Jakarta, bahkan semua lapisan. Kita beruntung, tidak ada biaya lebih untuk menampilkan karyanya. Kalau kita gunakan secara baik, dia bisa mempromosikan karya. Kita akan support," tegas Agus. (ams/asj)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed