Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Bos Facebook Mau ke Indonesia, Bayar Pajak

Bos Facebook Mau ke Indonesia, Bayar Pajak


Maikel Jefriando - detikInet

Foto: detikINET/Angga Aliya ZRF
Jakarta - Pemerintah tak hanya mengejar Google untuk membayar pajak. Perusahaan sejenis juga dikejar untuk menunaikan kewajiban membayar pajak, salah satunya adalah Facebook.

Sampai dengan sekarang pihak Facebook bersikap kooperatif. Artinya, mau mengikuti prosedur yang berlaku di Indonesia.

"Yang Facebook Irlandia mau ketemu saya," ungkap Kepala Kantor Wilayah Pajak Khusus Ditjen Pajak, M Haniv, di Kantor Pusat Pajak, Jakarta, Selasa (20/12/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Praktik yang dijalankan Facebook sebenarnya tidak berbeda jauh dengan Google. Di mana mendirikan perusahaan di negara lain untuk menjalankan aktivitas ekonomi di salah satu kawasan, misalnya Asia Pacific.

"Modusnya sama dengan Google," ujar Haniv.

Bulan lalu, Haniv pernah mengatakan Ditjen pajak akan mengirimkan surat panggilan lagi kepada Facebook yang memiliki pusat data di Irlandia. Facebook diminta untuk menjelaskan bisnisnya di Indonesia.

Facebook mengaku tidak memiliki kantor di Indonesia sehingga mereka menganggap tidak perlu membayar pajak. Padahal, di Indonesia, Facebook memiliki beberapa server yang berfungsi untuk melayani sambungan internet di Indonesia.

"Mereka merasa nggak ada di Indonesia. Jadi mereka sama sekali tidak ada, tapi kan kalau kamu buka Facebook kan kencang di sini," tutur Haniv. (mkl/rou)
TAGS







Hide Ads