Hal tersebut diutarakan Ketua Umum Assosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Jamalul Izza. Berkaca dari pengalamannya serang wara-wiri ke luar negeri, ia berpendapat kecepatan internet di Tanah Air sudah cukup ngebut.
"Karena sudah beberapa kali jalan ke luar, saya mengakui internet indonesia lebih cepat," ujarnya saat ditemui usai acara penyampaian survei internet APJII 2016 di Jakarta, Senin (24/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di Indonesia free WiFi cukup banyak, seperti di kafe-kafe maupun di area publik lain," kata pria yang kerap disapa Jamal itu.
Foto: detikINET/Ardhi Suryadhi |
Terkait laporan kecepatan internet dunia, Jamal berpendapat ada baiknya jangan selalu melihat kecepatan ke luar negeri. Sebab, misakan saja Singapura, di sana terdapat exchange situs-situs luar.
"Di sana ada exchange Google, Facebook dan lain-lain, jadi lebih cepat akses. Tapi coba ukur kecepatan ke luar. Indonesia sendiri akses di dalam negeri sudah sangat cepat," paparnya.
Walau demikian APJII juga berupaya untuk membuat akses internet di Indonesia makin ngebut. Salah satu yang akan dilakukan dengan menempatkan server Akamai di APJII.
"Dua bulan lagi akan ada server Akamai yang dapat digunakan anggota APJII. Agar akses internet semakin cepat ke CDN (Content Delivery Network) internasional yang ada di Akamai," tutup Jamal. (afr/ash)
Foto: detikINET/Ardhi Suryadhi