Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Nih, Aplikasi Wajib Buat yang Ngaku Anak Orang Kaya

Nih, Aplikasi Wajib Buat yang Ngaku Anak Orang Kaya


Alissa Safiera - detikInet

Foto: Dok. Rich Kids
Jakarta - Popularitas media sosial kini membuat batasan umur, tingkat sosial dan lainnya semakin hilang. Sekarang ini siapapun yang memiliki smartphone, tablet atau laptop dan tentunya kuota internet dan WiFi bisa langsung online dan membuat akun media sosial gratis. Inilah yang membuat aktivitas media sosial begitu digemari karena kemudahan untuk mengaksesnya.

Namun jika Anda termasuk golongan orang yang kaya raya, kemudahan itu tak ada artinya dibanding eksklusivitas. Sebuah aplikasi media sosial baru pun hadir sebagai wadah bagi mereka yang hidup dengan uang ratusan juta Rupiah atau lebih, untuk saling berkoneksi. Nama aplikasinya juga menggambarkan para anggotanya, yaitu Rich Kids.

Anda bisa mengunggah aplikasi Rich Kids dari Apple Store dan log in gratis lewat akun Facebook. Namun daftar gratis hanya sebatas untuk melihat apa yang tengah dilakukan para anak-anak orang kaya itu lewat aplikasi ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hanya mereka yang menjadi anggota Rich Kids yang punya akses untuk mengisi konten atau mengunggah fotonya di aplikasi itu. Untuk menjadi anggota, aplikasi ini menarik US$ 1.000 atau sekitar Rp 1,3 juta perbulan untuk berlangganan. Satu tahun langganan, Anda perlu menghabiskan US$ 12.000 atau Rp 156 jutaan hanya untuk posting foto dan video dari gaya hidup yang tak bisa dimiliki semua orang.

<i>Nih</i>, Aplikasi Wajib Buat yang <i>Ngaku</i> Anak Orang KayaFoto: Dok. Rich Kids


"Kami membuat sesuatu yang berbeda. Jejaring sosial baru di mana anggota kami bisa menarik atensi dan terlihat dengan cara yang elegan dan berarti. Berbagi hidup mereka dengan user lain dan membentuk basis penggemar yang sebenarnya," kata CEO Rich Kids Juraj Ivan dalam pernyataannya.

<i>Nih</i>, Aplikasi Wajib Buat yang <i>Ngaku</i> Anak Orang KayaFoto: Dok. Rich Kids


Dilansir Oddity Central, beberapa Rich Kids yang saat ini menggunakan Instagram nyatanya tak begitu tertarik dengan media sosial eksklusif itu.

"Aku tidak melihat temanku atau aku sendiri akan memakai aplikasi itu. Satu hal yang perlu diingat, orang-orang kaya tidak menjadi kaya jika mereka bodoh dalam mengendalikan uangnya. Lebih aku mendonasikan uang US$ 12.000 untuk amal atau investasi pada aplikasi yang lebih memiliki nilai jual," ujar Evan Luthra seorang Rich Kids yang menjadi pengusaha di usia 20 tahun. (asf/rns)




Hide Ads