Guna mewujudkan hal itu, Didi yang baru saja mengakuisisi Uber beberapa bulan lalu, dilaporkan telah menggelontorkan dana investasi sebesar USD 10 juta pada Ofo, startup penyedia layanan ridesharing sepeda. Seperti diketahui, startup besutan pelajar-pelajar di Peking University ini baru berjalan dua tahun.
Hanya saja, karena minat masyarakat China terhadap sepeda sangat tinggi, startup ini pun berkembang pesat dan menjadi platform penyedia ridesharing sepeda terbesar di China, demikian dikutip detikINET dari Reuters, Selasa (27/9/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Menurut juru bicara Didi Chuxing, Liang Sun, pemberian investasi ini disebut sebagai bagian dari rencana untuk melengkapi ekosistem perusahaan. "Jika hanya tiga atau empat kilometer atau lalu lintas padat, aku bisa tinggal mengendarai sepeda," ujar Sun.
Ofo sendiri saat ini sudah mengoperasikan hampir 70.000 unit sepeda yang semuanya dicat warna kuning. Untuk bisa menyewa sepeda, Anda harus merogoh kocek sekitar USD 0,075 atau Rp 1.000 sekali jalan. (mag/rou)
