Saat ini, cara kerja tarif Uber bergantung pada waktu dan jarak tempuh, ditambah surge pricing atau tarif petir (jika kondisi permintaan Uber sedang tinggi). Sistem semacam ini dinilai menyebalkan, karena perjalanan bisa sangat mahal jika salah perhitungan.
Mulai September lalu, Uber mulai menghilangkan tarif petir di beberapa negara. Kini, sekelompok kecil pengguna Uber, mendapat undangan untuk menjajal cara berbeda membayar Uber, hanya dengan dikenai biaya tetap per perjalanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami selalu memikirkan cara untuk membuat Uber terjangkau, menjadi pilihan berkendara sehari-hari, dan tahap beta yang diuji secara terbatas ini merupakan bagian dari usaha tersebut," kata juru bicara Uber seperti dikutip dari Business Insider, Kamis (25/8/2016).
Skema tarif ini sedang dijajal di San Francisco, Amerika Serikat. Untuk mendapatkan layanan berkendara murah dengan Uber, pengguna bisa membeli paket perjalanan Uber senilai USD 20 yang bisa dipakai hingga 20 perjalanan, atau paket USD 30 untuk 40 perjalanan.
Saat dipakai melakukan perjalanan, pengguna hanya dikenai USD 2 jika menggunakan UberPool, atau USD 7 jika menggunakan UberX.
Jika seseorang mengambil 20 perjalanan Uberpool, total mereka akan membayar total USD 60 untuk 20 perjalanan tersebut, atau sekitar USD 3 per perjalanan. Di San Francisco, harga ini hanya beda 75 sen dari perjalanan bus dan lebih murah sekitar USD 5 - USD 8 dari tarif perjalanan Uberpool biasa.
Uber belum mempublikasikan hasil eksperimen ini. Namun faktanya, Uber mengulangi lagi percobaan ini di beberapa wilayah yang lebih besar. Jadi, kemungkinan Uber ingin mematangkannya untuk menjadi fitur baru di layanannya. (rns/fyk)