Hal itu disadari betul oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. Apalagi untuk bisa mencapai misi itu selama lima tahun, tentu program ini tak bisa jalan sendiri dan butuh tingkat ketahanan yang luar biasa.
"Memang butuh endurance yang tinggi. Itu sebabnya dalam program e-commerce ini Kominfo tidak sendiri, tapi melibatkan delapan kementerian," kata menteri yang akrab disapa Chief RA itu saat ditemui detikINET di Indonesia Convention Exhibition, BSD City, Tangerang Selatan, yang berlangsung 27-28 April 2016.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di dalam roadmap ini ada 31 inisiatif tentang e-commerce dengan tujuh pokok permasalah utama. Namun sayangnya, roadmap ini sejatinya belum final. Rudiantara sendiri mengaku masih berkoordinasi dengan kementerian terkait tentang hal ini.
"Soal Keppres, saya sudah telepon ke pihak terkait. Karena ini kan kerja sama beberapa kementerian. Saya tidak tahu semua, makanya saya tanyain yang tahu persoalan ini," jelasnya.
Namun demikian, ia optimistis program ini bisa jalan. Apalagi kata Rudiantara, Presiden Joko Widodo telah memberikan dukungan penuh melalui misi Indonesia menjadi The Digital Energy of Asia yang telah dikumandangkan di Silicon Valley, Amerika Serikat.
"Sebetulnya kita harus bersyukur, punya presiden yang sangat concern dengan industri digital. Saya pun jadi ikutan semangat. Kalau presidennya tidak semangat, mendingan saya balik lagi ke swasta," pungkas Chief RA sembari bergurau. (rou/ash)