Dikutip detikINET dari Reuters, para dancer itu tampil dalam perhelatan bergengsi Game Developer Conference (GDC) di San Francisco. Sebagian pengunjung merasa tidak nyaman dengan pertunjukan itu dan melancarkan protes.
Apalagi pengunjung wanita yang menilai Microsoft merendahkan kaum hawa, mentang mentang mereka sedang menyelenggarakan even game. "Industri kita memperlakukan wanita dengan buruk," tulis pengunjung bernama Brianna Wu di Twitter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petinggi Microsoft pun buru-buru meminta maaf. Head of Xbox Games Marketing Aaron Greenberg menyatakan kalau dia sangat kecewa dengan kehadiran penari seksi tersebut. Sedangkan Head of Xbox Phil Spencer menyesalkan kejadian ini.
"Telah jadi perhatian saya bahwa pada event Xbox di GDC ini, kami merepresentasikan Xbox dan Microsoft dengan cara yang sangat tidak konsisten dengan nilai-nilai kami. Ini salah dan tidak akan ditoleransi. Kasus ini ditangani secara internal," katanya.
(fyk/yud)