BlackBerry Messenger (BBM) ternyata masih menjadi aplikasi pesan singkat yang terpopuler dan paling diandalkan oleh pelaku e-commerce perorangan di Indonesia dalam menjalin komunikasi dengan pelanggannya.
Demikian terungkap dari Proliferasi e-Commerce yang dilakukan Kementerian Kominfo di 18 kota melalui survei online dan wawancara dengan 2.312 responden yang terdiri dari pembeli perorangan, pembeli berbadan hukum, penjual perorangan, dan penjual berbadan hukum.
Menurut Direktur e-Business Ditjen Aptika Kemenkominfo Azhar Hasyim, aplikasi BBM dengan perolehan suara 27%, ternyata masih lebih diandalkan untuk jualan online dibandingkan aplikasi perpesanan lainnya seperti WhatsApp (23%), LINE (17%), Path (7%), dan lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, e-commerce diprediksi akan mendongkrak Pendapatan Domestik Bruto (PDB) nasional sebesar 22% pada tahun 2020 dengan asumsi pertumbuhan 50% setiap tahunnya.
Menkominfo Rudiantara sebelumnya juga memperkirakan pada akhir 2015, nilai bisnis e-commerce tanah air sekitar USD 18 miliar. Sementara pada 2020, nilainya akan mencapai USD 137 miliar atau tumbuh sepuluh kali lipat dibandingkan tahun ini.
(rou/fyk)