Studi yang dilakukan para peneliti dari Florida Atlantic University memberikan pandangan mengenai pengalaman psikologis tipikal keseharian kerja.
Seperti dilansir Times of India, Rabu (18/11/2015), studi ini melibatkan lebih dari 20 juta tweet untuk menentukan karakteristik psikologis dalam situasi di dunia nyata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengguna Twitter diketahui sering memposting tweet mengenai lokasi, apa yang sedang dilakukan, bagaimana perasaan mereka, atau hal-hal menarik yang mereka temukan saat itu. Dengan kata lain, orang cenderung memposting tweet mengenai situasi yang mereka alami.
"Twitter adalah digital stream dari kebingungan para penggunanya dan kami mempertimbangkan faktor ini untuk menentukan karakteristik psikologis seseorang berdasarkan tweet mereka," kata salah satu peneliti, David Serfass.
Studi ini antara lain menemukan bahwa orang-orang yang berada dalam situasi yang masuk dalam karakteristik 'tugas' cenderung menggunakan kata seperti 'kerja' atau 'pekerjaan'.
Temuan lainnya, orang-orang yang berada dalam situasi yang dikategorikan 'kesulitan', lebih cenderung menggunakan kata-kata umpatan.
Menariknya, penelitian ini juga mengungkap bahwa orang-orang mengalami pengalaman positif selama akhir pekan, dan sebaliknya banyak pengalaman negatif ketika hari-hari bekerja.
Informasi tambahan, orang-orang mengalami level tertinggi pengalaman 'tugas' di jam 9 pagi hingga 5 sore setiap hari kerja dan akan lebih bersosialisasi di sore hingga malam hari. Dalam hal gender, wanita mengalami situasi emosional dengan level lebih tinggi dibandingkan pria.
"Penelitian ini memiliki implikasi bagaimana kita bisa menggunakan media sosial untuk memahami pengalaman manusia," kata salah seorang penulis penelitian Ryne Sherman.
(rns/ash)