Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
#1TahunJokowi: Rekam Jejak Timeline Pak Presiden

#1TahunJokowi: Rekam Jejak Timeline Pak Presiden


Ardhi Suryadhi - detikInet

Jakarta - Punya status sebagai Presiden Republik Indonesia, tak lantas membuat Joko Widodo alergi ngetweet. Penasaran seperti apa catatan timeline @jokowi selama setahun ini?

Menurut Cipluk Carlita, Communications Manager Twitter, satu tahun yang tahun lalu, Twitter diramaikan oleh percakapan pengguna Indonesia tentang pelantikan Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden Republik Indonesia yang ke-7. Setelah absen berkicau selama delapan bulan, beliau membuka kembali akun Twitter pribadinya, @jokowi, agar dapat lebih transparan kepada rakyat Indonesia.

Sebelum membuka kembali akun Twitternya, @jokowi memiliki lebih dari 2,3 juta follower. Per hari ini, angka tersebut meningkat sebanyak lebih dari 50%, menjadikan jumlah follower-nya hampir 3,7 juta orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Beliau juga menjadi presiden pertama di kawasan Asia Pasifik yang memiliki dan menggunakan Periscope, aplikasi live broadcast milik Twitter, dengan nama akun: @presidenjokowidodo, untuk berkomunikasi langsung dengan rakyatnya," ungkap Cipluk, dalam keterangannya, Rabu (21/10/2015).


Keterangan foto: Tweet dengan Retweet terbanyak.

Keterangan foto: Tweet foto dengan Retweet terbanyak

Menurut Cipluk, Twitter menjadi platform bagi masyarakat untuk berkomunikasi secara langsung, begitu pula bagi Presiden Jokowi. Mulai dari sekadar menyapa, menyampaikan saran, hingga mengapresiasi kinerja.

Sejak kembali aktif berkomunikasi melalui Twitter, Jokowi telah berkicau sebanyak 127 kali dan mendapat sambutan baik dari berbagai kalangan, yang tak segan-segan 'mencolek' @jokowi.


Keterangan foto:Selfie dengan follower jurnalis.

Twitter juga disebut menjadi tempat bagi @jokowi untuk terhubung dengan masyarakat. Beliau menjadikan Twitter sebagai tempat untuk mengkomunikasikan kegiatannya, baik itu menanggapi berbagai isu yang sedang terjadi maupun mengambil tindakan untuk menanggapi penyampaian masyarakat melalui Twitter.





Termasuk terkait aktivitas diplomasi dengan pemimpin dari berbagai negara. "Twitter memungkinkan Presiden Jokowi untuk lebih transparan terkait kinerja pemerintahan dalam hal pembangunan, keamanan, hukum, sosial, politik, hingga budaya. Beliau juga menjadikannya sebagai media untuk melakukan diplomasi," Cipluk menandaskan.





(ash/yud)






Hide Ads