Seorang pria bernama Rotem Gez yang mengaku sebagai penggerak aksi, mencoret-coret tembok markas Facebook dengan slogan 'blood on your hands' dengan cat warna merah. Kepada media setempat, Gez mengatakan hal ini dilakukannya agar Facebook mendengar protesnya.
"Kami ingin Facebook menghapus halaman yang memperlihatkan kekerasan antara Yahudi dan Israel," ujarnya seperti dilansir Jerusalem Post, Selasa (20/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami melakukannya karena pengguna Facebook bisa menulis apapun di Facebook Wall (di website), jadi kami pindahkan protes tersebut ke Wall--tembok--Facebook yang sebenarnya," tambahnya.
Ini bukan pertama kalinya Gez berurusan dengan Facebook. Empat tahun lalu, dia berupaya mengganti namanya menjadi Mark Zuckerberg demi menjual 'like' untuk kepentingan iklan.
(rns/ash)