Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Popcon Asia bakal 'Dihantui' Film Horor Berteknologi VR

Popcon Asia bakal 'Dihantui' Film Horor Berteknologi VR


Anggoro Suryo Jati - detikInet

dennis adhiswara (asj/detikINET)
Jakarta - Dari sekitar 200 eksibitor yang akan meramaikan ajang Popcon Asia 2015 terselip nama Dennis Adhiswara, CEO Layaria. Di gelaran tersebut, Dennis bakal mempertontonkan film teranyarnya yang menggunakan teknologi virtual reality (VR).
β€Ž
Film bergenre horor itu direkam oleh Dennis menggunakan rig kamera VR GoPro yang dibuat dengan basis Google Jump. Alat semacam ini pertama dipamerkan oleh Google di ajang Google I/O 2015 beberapa bulan lalu.

Dan Dennis pun tak menutup fakta bahwa inspirasinya untuk membuat film horor VR ini didapatnya setelah Google memamerkan Google Jump di acara tersebut. "Ini semua gara-gara Google I/O," ujar Dennis yang ditemui detikINET selepas acara konferensi pers Popcon Asia 2015 Kamis (30/7/2015), di Conclave, Jakarta.

Rig perekaman video yang digunakan Dennis sebenarnya belum banyak beredar di pasaran. Dan ia mengaku bahwa kamera yang dipakainya itu bukan miliknya. "Kebetulan ada kenalan yang punya, dan bisa dipinjam," ujar Dennis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dennis sempat sedikit menceritakan plot film horor buatannya itu. "Jadi ceritanya tokoh utamanya itu nyetir mobil, kecelakaan lalu pingsan. Nah, setelah siuman itu barulah ia diganggu oleh mahluk-mahluk gaib," tandasnya.

Sementara penonton filmnya akan diposisikan sebagai penumpang yang duduk di kursi belakang mobil tersebut. Film tersebut akan bisa ditonton di Popcon Asia 2015 dengan menggunakan kacamata khusus, dan ke depannya Dennis juga akan mengunggah video tersebut ke YouTube.

"Jadi nanti gak seperti film horor biasa yang hantunya cuma ada di depan. Bisa ada di atas, samping, atau belakang. Penontonnya bisa nengok kiri kanan untuk melihat keadaan sekelilingnya," tutup pemeran Mamet di film AADC tersebut.β€Ž

(ash/yud)







Hide Ads