Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Canggih! Lampu Tenaga Air Laut yang Bisa Charge Ponsel

Canggih! Lampu Tenaga Air Laut yang Bisa Charge Ponsel


Yudhianto - detikInet

ist.
Jakarta -

Pengembangan energi alternatif memang tak ada habisnya. Kini giliran air laut yang ternyata bisa diubah jadi tenaga listrik. Selain bisa dipakai menghidupkan sebuah lampu LED, bahkan juga dapat dipakai untuk isi ulang baterai ponsel.

Temuan ini dipublikasikan oleh penemunya asal Filipina, Aisa Mijeno. Ia bersama rekannya Raphael Mijeno menciptakan sel baterai Galvanis yang bisa diisi dayanya menggunakan air laut. Daya yang disimpan sel baterai tersebut kemudian digunakan untuk menghidupkan lampu jenis LED yang tertancap di bagian atasnya.

Kelebihannya tak sampai disitu, lampu LED bertenaga air laut ini ternyata juga dibekali port micro USB. Artinya, pemiliknya bisa memanfaatkan lampu tersebut untuk mengisi ulang ponsel. Tapi tentu jangan berharap cepat penuh, karena pasti daya yang dihasilkan tidak sebesar bila menggunakan charger yang dicolok ke sumber listrik biasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski terdengar sederhana, energi alternatif semacam ini sangat berguna untuk masyarakat di daerah yang belum terjangkau listrik. Lebih bagus lagi bila wilayahnya berdekatan dengan laut. Tapi kalaupun jauh dari laut, penggunanya bisa menggantikan air laut dengan air tawar yang ditambah garam.

Pengguna cukup mencampurkan segelas air tawar yang ditambah dengan dua sendok garam untuk membuat lampu bisa menyala selama 8 jam penuh. Pembuatnya mengklaim lampu LED bertenaga air laut ciptaannya bisa terus menerus digunakan hingga 6 bulan lamanya, sebelum akhirnya bagian lampunya diganti.

Seperti detikINET kutip dari Digital Trends, Rabu (29/7/2015), lampu LED bertenaga air ini rencananya akan dijual massal akhir tahun 2015 ini atau awal tahun 2016 mendatang. Lampu yang dinamai SALT (Sustainable Alternative Lighting) ini ditargetkan punya banderol sangat terjangkau.

(yud/fyk)







Hide Ads