Tapi untuk menikmati layanan ini, pengguna harus membayar. Sistem berbayar yang diterapkan Tinder sedikit unik, sebab jika pengguna berusia di atas 30 tahun, harus membayar lebih mahal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara di Inggris, bila pengguna berusia 18-27 tahun hanya membayar GBP 3.99 sementara di atas 28 tahun empat kali lipatnya GBP 14.99. Di Indonesia sendiri, layanan ini belum tersedia.
Selain menyediakan tombol Undo untuk membatalkan swipe, Tinder Plus ini juga dilengkapi tombol Passport untuk melakukan pencarian di luar wilayah geografis pengguna.
Juru bicara Tinder mengatakan pihaknya telah menguji coba selama beberapa bulan sebelum versi final resmi dikeluarkan. Penentuan biaya langanan sendiri akhirnya diputusakan setelah melakukan berbagai survei.
Alasannya, seperti detikINET kutip Re/code, Rabu (4/3/2015), pengguna muda belum mapan dari segi finansial dibanding yang telah berusia 30 tahun ke atas. Hal ini yang akhirnya membuat Tinder menetapkan biaya langanan yang lebih murah kepada para pengguna muda.
Sebagai informasi, Tinder sendiri diluncurkan pada 2012 dan langsung menjadi layanan kencan terpopuler saat ini. Aplikasi ini menggunakan profile Facebook sebagai sumber foto dan informasi pengguna.
Pengguna hanya tinggal men-swipe ke kanan bila menyukai profil seseorang dan swipe ke kiri bila tidak menyukai. Pengguna baru bisa berbalas pesan bila ada kecocokan dengan pengguna lainnya. Tinder sendiri bisa di-download gratis di App Store dan Google Play Store.
(rou/rou)