Situs Presiden RI yang beralamat di www.presidenri.go.id memang bakal menjadi tempat eksis Jokowi selaku Presiden RI ke-7.
Menurut Made Wiryana, dari tim pengelola situs Presiden RI di era SBY, situs ini memiliki tujuan mulia, yakni jadi corong informasi sekaligus bentuk transparansi dan tanggung jawab presiden kepada rakyat atas aktivitas yang dijalaninya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini tentu juga dapat membantu media massa dalam memantau aktivitas presiden. Terlebih, presiden kerap bertugas ke luar kota dan luar negeri dan tak mungkin dapat diikuti oleh seluruh media.
"Jadi sebagai tanggung jawab kepada publik, situs ini ingin memberikan informasi yang cepat dan tepat, termasuk membantu tugas media," lanjut pria yang juga berprofesi sebagai dosen di Universita Gunadarma ini.
Setelah 8 tahun mengudara, situs Presiden RI sejatinya butuh penyegaran agar dapat lebih mudah diakses dan tampil lebih kece lagi.
Menurut Made, hal yang bisa diperbaiki salah satunya dari sisi tata kelola yang masih harus dirapikan. Termasuk urusan operasionalnya.
"Situs ini butuh API (application programming interface) yang memudahkan orang untuk mengekstrak berita," kata Made.
"Termasuk juga butuh sentuhan sehingga dibuat lebih keren lagi. Pada tahun 2006 kita pasang RSS saja masih pada bingung, buat apa nih? Tapi kalau sekarang sudah banyak yang mengerti," pungkas Made.
Situs Presiden RI kini tengah menunggu pengelola yang baru. Made dan timnya sudah menyerahkan wewenang pengelolaan situs seiring dengan lengsernya SBY sebagai presiden.
Ya, semoga saja Jokowi memiliki visi dan misi yang jelas untuk pengembangan situs Presiden RI. Jadi kehadirannya pun tak sekadar pemanis etalase.
(ash/fyk)