Tampil lebih segar, Mega juga mengusung sistem kerja yang berbeda dengan pendahulunya. Kim menerapkan trik baru untuk menghindari 'penggerebekan' pihak hukum.
File yang diupload ke Mega akan secara otomatis melewati proses enkripsi dengan algoritma RSA hingga 2.048 bit. Jadi secara teknis, Mega tidak mengetahui apakah file itu bersifat legal, atau ilegal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas ketidaknyamanan tersebut, melalui akun Twitternya, Kim menyampaikan permohonan maaf. "The massive global PR around the Mega launch is simply too big to handle for our startup. I apologise for poor service quality," tulisnya.
Dia menjanjikan untuk segera memperbaiki layanan. Ke depannya Mega juga siap mengeluarkan sejumlah fitur baru yang dijanjikan menarik.
Mega resmi diluncurkan pada Minggu pukul 6.48 pagi waktu Selandia Baru. Untuk merayakan kehadiran Mega, pada peluncurannya Kim mengadakan pesta mewah di mansionnya, di Auckland.
(rns/ash)