Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Smart City ala Indonesia

Smart City ala Indonesia


- detikInet

Suhono Harso Supangkat (rns/inet)
Bandung - Sejumlah negara saat ini sudah punya konsep smart city masing-masing. Bahkan di negara maju seperti Jepang, ide ini sudah diwujudkan. Bagaimana dengan Indonesia?

Istilah smart city memang terbilang baru di Indonesia. Konsep ini cenderung baru sampai tahapan diskusi di kalangan terbatas. Meski demikian, upaya mewujudkannya perlahan mulai bergerak.

Berbagai kerjasama penggarapan smart city mulai gencar akhir-akhir ini. Salah satu contohnya pada Mei 2012, Institut Teknologi Bandung (ITB) bergandengan dengan pembesut BlackBerry, Research In Motion (RIM).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dua institusi ini sepakat mewujudkan smart city di Indonesia yang meliputi smart health, smart transportation, smart educations, smart environmental, smart disaster management, smart energy, smart government dan smart economic.

Suhono Harso Supangkat, Chairman Institute for Innovation and Entrepreneurship Development ITB mengatakan dia dan timnya akan mulai mengimplementasikan konsep smart city dari lingkup terkecil pada 2013.

"Kita mau coba dari yang terdekat dulu di Bandung, misalnya di Gedebage. Bisa dimulai dari rumah hingga tingkat kelurahan. Sudah ada pembicaraan dengan Bappeda Bandung," paparnya.

Tak hanya ITB dan RIM, lembaga lain pun mulai menggaungkan konsep smart city. Oktober tahun lalu, pada forum 4th Indonesia-Japan Joint Economic Forum (IJ-JEF) di Tokyo, Jepang, Menko Perekonomian, Hatta Rajasa mengatakan bahwa Jepang akan segera melakukan feasibility study untuk merancang smart city di Tangerang Selatan.

Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Agustus silam mengatakan masuknya Foxconn Technology Group ke Indonesia telah membawa angin segar pada iklim investasi. Pabrikan pembuat komponen iPhone dan iPad asal Taiwan itu tak hanya sekadar membuat pabrik, namun juga membuat sebuah kawasan bertema smart city.

Tak ketinggalan, perusahaan telekomunikasi seperti Telkom pun ikut ambil bagian. Melalui program smart city, Telkomsel mendukung Gubernur Jakarta baru Jokowi mewujudkan Jakarta menjadi kota pintar. Telkom Group berencana membangun sejuta WiFi hingga akhir 2013.

Dari sisi aplikasi, beberapa developer telah memulai langkah smart city. Sebut saja situs pemantau traffic Lewatmana.com, aplikasi informasi transportasi publik Jakarta Komutta, aplikasi e-education, e- health dan lain-lain.


(rns/ash)





Hide Ads