Seperti diakuinya, kehilangan Jobs memang membawa pukulan hebat. Produsen komputer Mac, iPod, iPhone, dan iPad ini seperti kehilangan sosok kharismatik yang mampu membawa perusahaan tetap di level atas.
Namun Woz, sapaan akrab co-founder Apple ini, mengaku tak khawatir. Apple menurutnya tetap akan menghasilkan produk-produk bagus dan bermutu tinggi meski Jobs tak lagi memberikan sentuhan magisnya pada setiap produk baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tim Cook dan Jonathan, mereka melakukan pekerjaan yang hebat. Membangun begitu banyak fungsi pada komputer mini ini dengan tampilan visual yang begitu sempurna," kata Woz dalam seminar Creativity & Innovation di Balai Kartini, Jakarta.
"Saya sangat mengagumi Jonathan. Dia bisa menciptakan produk yang rupawan dan cocok untuk kebutuhan manusia. Sedangkan Tim, dalam pekerjaannya dia sangat terinspirasi oleh Steve Jobs. Dia hidup berdasarkan ucapan Jobs. Jadi, saya tak akan pernah mengambil pekerjaan itu. Apple sudah di tangan yang hebat," paparnya.
Tim Cook seperti kita ketahui adalah suksesor Steve Jobs. Ia kini menjabat sebagai CEO Apple Inc sepeninggal Jobs yang wafat beberapa waktu lalu. Kiprahnya sebagai pimpinan baru Apple dimulai dengan merilis New iPad.
Sedangkan Jonathan adalah mastermind di balik setiap desain Apple, seperti iMac desktop, iPod, iPhone, dan iPad. Apple Chief Designer ini bahkan dianugerahi gelar kebangsawanan oleh Ratu Inggris gara-gara berhasil membuatnya keranjingan iPad.
Dengan mengandalkan kedua sosok ini, Woz pun mengakut tak khawatir saham Apple yang ikut dimilikinya bakal anjlok. Lagipula, Woz yang punya hasrat tinggi tentang dunia teknologi, tak mau terkungkung dalam lingkaran Apple yang ditakutkan malah membatasi jiwa bebasnya.
"Mungkin ini yang terbaik, saya bukan orang yang tepat memimpin Apple. Saya akan melakukan hal yang berbeda. Saya mungkin akan lebih terbuka dan berkenan untuk membuka segala hal yang terjadi di dalam Apple ketimbang mengisolasikan diri di dunia sendiri. Saya rasa Apple sudah di tangan yang tepat. Saya tak ingin berpolitik dalam menjalankan Apple," pungkasnya.
(rou/ash)