Beberapa alasan kuat mendasari prediksi tersebut. Berikut seperti dikutip detikINET dari PCWorld, Selasa (19/6/2012):
1. Di markas besarnya, yakni di Korea Selatan, Samsung menjadi pemain sentral dari semua lini industri. Samsung juga berperan besar dalam ekonomi negaranya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Samsung menjalin kerja sama dengan banyak pihak. Mereka telah membuat ponsel Android untuk setiap operator, ponsel Windows dan kini tengah menggarap OS mobile sendiri.
Tak hanya itu, pemain di ranah teknologi ini juga turut memproduksi komponen kunci untuk iPhone dan iPad. Jadi, alih-alih membuat situs jejaring sendiri, Samsung lebih berpotensi membuat 'ponsel Facebook', selaras dengan rumor yang menyeruak beberapa tahun terakhir ini. Ya, Samsung agaknya lebih memilih bermain di bisnis hardware saat berbicara tentang Facebook.
3. Tak hanya Apple saja yang terkenal dengan kebijakan perusahaan yang menjaga rapat-rapat informasi dari dalam tembok. Samsung pun tak kalah ketatnya. Karyawan Samsung bahkan dilarang menyebut nama kompetitor di percakapan. Selain itu, orang luar juga tidak diijinkan mengambil foto di bagian manapun gedung Samsung.
Sebuah hal yang mustahil saat Korea Times -- media yang mengisukan penggarapan Facebook ala Samsung -- mengatakan bahwa juru bicara Samsung membocorkan informasi tentang 'Samsung Facebook'.
4. Samsung tidak terlalu gencar di industri iklan online berbeda dengan Facebook atau Google+. Perusahaan ini sudah mendominasi di banyak industri, seperti TV, ponsel, kamera, printer dan lain-lain.
Jadi rencana membuat situs tandingan Facebook, disebut-sebut adalah hal konyol. Tidak ada alasan Samsung berkompetisi di ranah tersebut.
(sha/ash)