Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Situs Klinik Dibobol, Pelaku Aborsi Khawatir Ketahuan

Situs Klinik Dibobol, Pelaku Aborsi Khawatir Ketahuan


- detikInet

Inggris -

Lantaran tak setuju dengan aksi aborsi yang kian marak, seorang hacker meretas ke dalam sistem klinik penyedia layanan aborsi di Inggris.

Hacker bernama James Jeffery, 27 tahun, diketahui pada Rabu malam waktu setempat menyusup ke dalam situs British Pregnancy Advisory Service (BPAS) dan mengintip sejumlah data pengguna klinik tersebut.

Usai mendapatkan segelintir data, sang peretas pun mengancam bakal membeberkan data tersebut di internet. Sontak, hal ini bikin panik para wanita yang telah terdaftar di klinik aborsi tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip detikINET dari PC World, Rabu (14/3/2012), hal ini pun diakui pihak BPAS yang mengaku ada 26 ribu kali upaya penyerangan ke situs mereka. Pun demikian, mereka memastikan data penggunanya masih aman.

Belakangan, Jeffery berhasil diciduk setelah kepolisian melakukan penelusuran melalui Twitter. Pelaku yang diduga aktivis penetang aborsi itu ternyata sempat berkicau sesaat setelah kejadian.

"British Pregnancy Advisory Service diserang karena mereka membunuh bayi yang belum lahir yang belum mempunyai hak. Ini pembunuhan," tulisnya.

Saat ini Jeffery tengah menjalani proses hukum atas tuntutan dua pelanggaran karena mengakses komputer secara tidak sah.

(/)






Hide Ads