Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Jadi Ajang Pelecehan Seks, Facebook Diprotes

Jadi Ajang Pelecehan Seks, Facebook Diprotes


- detikInet

Jakarta - Berbagai postingan bernada mesum turut menghiasi Facebook, termasuk yang melecehkan kaum wanita. Pihak Facebook dinilai kurang serius mencegah masuknya konten semacam ini sehingga petisi online pun digelar untuk memprotes.

Petisi online tersebut dilaksanakan di situs Charge.com. Sejauh ini, sudah sekitar 140 ribu orang dari 77 negara turut serta dalam petisi itu untuk meminta Facebook memblokir halaman situs yang mempromosikan kekerasan pada kaum hawa.

Dikutip detikINET dari Independent Online, Selasa (27/9/2011), pencetus petisi online itu meminta CEO Facebook Mark Zuckerberg menghapus ribuan halaman Facebook yang mempromosikan pemerkosaan dan kekerasan. Misalnya yang bertajuk 'Raping and killing your girlfriend as a joke', yang kini sudah dihapus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sendiri ingin membuat grup bertajuk Rape Crisis Cape Town Trust, namun Facebook tidak mengizinkan karena ada kata 'rape'. Padahal halaman Facebook lainnya itu juga memakai kata 'rape'," ucap Kathleen Dey, Direktur di Rape Crisis Cape Town Trust yang menggawangi petisi tersebut.

Keberadaan konten semacam itu dianggap membahayakan perempuan. Karena itu seharusnya Facebook tidak menoleransi dan mengambil tindakan tegas.

Cape Town
(fyk/ash)







Hide Ads