Tentu saja kabar tersebut tidak benar. Dilansir Reuters dan dikutip detikINET, Selasa (5/7/2011), Fox News segera memberikan klarifikasi ke publik setelah mengetahui akun Twitter-nya dihack.
"Laporan tersebut tidak benar. Presiden tengah menghabiskan waktu liburan bersama keluarganya," demikian pernyataan media milik Rupert Murdoch itu melalui websitenya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"@BarackObama telah meninggal dunia. Presiden telah mati. Sungguh peringatan 4 Juli yang sangat menyedihkan. President Barack Obama tewas," demikian bunyi tweet yang pertama kali diposting kelompok hacker yang belakangan diketahui bernama ScriptKiddies tersebut.
Tweet berikutnya berbunyi, "@BarackObama telah meninggal. hampir sekitar 45 menit lalu. Dia tertembak dua kali di pingggul dan leher. Penembak tidak diketahui. Sang presiden bersimbah darah."
Pada saat dikabarkan tewas, Obama tengah merayakan peringatan kemerdekaan 4 Juli dengan berlibur bersama anggota keluarganya di Gedung Putih. Tidak ada reaksi langsung dari Gedung Putih, begitu juga dengan Secret Service, menolak berkomentar.
(rns/wsh)