Hal itu dilakukan Jason Valdes (38), seorang pria dengan catatan kriminal bertumpuk di Utah, Amerika Serikat. Ia menyandera seorang wanita saat hendak ditangkap karena buron dari panggilan pihak berwajib.
Seperti dikutip detikINET dari TheRegister, Kamis (23/6/2011), Valdez selama 16 jam dikepung polisi masih sempat update status di Facebook.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga sempat menyampaikan salam perpisahan lewat Facebook. "Aku cinta kalian semua dan jika aku tak bisa keluar hidup-hidup saya akan ada di tempat yang lebih baik, kalian semua adalah teman yang baik," lanjutnya dalam status yang berbeda.
Selain status, ia juga dilaporkan sempat menambah teman Facebook dalam periode itu. Jumlah komentar terhadap posting-nya mencapai sekitar 100 komentar lebih.
Ada komentar yang meminta Valdez untuk menyerah dan melakukan 'hal yang benar'. Ada juga yan menyampaikan kata-kata dukungan.
Namun yang paling kontroversial adalah seorang teman yang melaporkan pad Valdez lokasi polisi yang sedang bersembunyi. "Ada penembak di semak-semak. Pertahankan posisi rendah," tulis seorang teman Valdez.
"Terima kasih homie (kawan-red). Pengintaian yang bagus," jawab Valdez.
Pihak Kepolisian akhirnya berhasil menangkap Valdez. Namun pria itu sempat menembak dirinya di dada sebelum ditangkap.
Kepolisian setempat juga sedang mempertimbangkan apakah teman-teman Valdez bisa ikut diadili. Terutama, teman yang memberikan informasi soal lokasi polisi.
(wsh/wsh)