"Belum. Dengar saja baru sekarang kok tindak lanjut," ujar Tifatul di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/6/2011).
Menurut Tifatul, hasil penelitian itu masukan bagi publik dan pabrik pembuat ponsel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
WHO menyebutkan kemungkinan risiko kanker otak bagi pemakai ponsel dan yang tidak pakai ponsel besarnya hampir sama. Maka itu WHO hanya bisa mengingatkan risikonya agar pemakai ponsel lebih bijak menggunakan ponselnya.
(nik/wsh)