Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Menkes Pelajari Penelitian WHO Soal Radiasi Ponsel Bikin Kanker

Menkes Pelajari Penelitian WHO Soal Radiasi Ponsel Bikin Kanker


- detikInet

Jakarta - Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih sudah membaca dan melihat penelitian dari WHO mengenai radiasi ponsel yang menyebabkan kanker. Endang pun masih mempelajari penelitian WHO tersebut.

"Saya sudah baca dan saya sudah lihat. Tapi saya harus pelajari dahulu artinya apa. Apakah itu kalau dipakai atau bagaimana, nanti saya pelajari dulu," kata Endang usai peringatan Pidato Bung Karno 1 Juni di Gedung MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/6/2011).

Menurut Endang, hingga kini belum ada penelitian di Indonesia mengenai radiasi ponsel terebut menyebabkan penyakit kanker. Namun penelitian WHO tersebut akan disosialisasikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau memang itu betul bahwa penelitiannya bagaimana. Kita siap (sosialisasi)," jelasnya.

Menurut Endang, penyebab penyakit kanker bisa dari mana saja. Salah satu contohnya yakni banyak makan sate.

"Banyak makan sate saja bikin kanker. Makanan bakar-bakar bisa memicu. Jadi yang namanya karsinogenik itu banyak," jelasnya.

Sebelumnya dalam penelitian WHO, radiasi ponsel dikategorikan sama dengan zat karsinogenik berbahaya seperti timbal, asap knalpot, dan kloroform.

Penelitian dilakukan oleh tim yang terdiri dari 31 ilmuwan dari 14 negara, termasuk Amerika Serikat. Keputusan dibuat setelah dilakukan peninjauan lebih mendalam tentang keamanan menggunakan ponsel.

Tim menemukan cukup bukti untuk mengkategorikan radiasi ponsel sebagai sejenis zat berbahaya bagi manusia. Tim menemukan bukti peningkatan glioma dan peningkatan resiko kanker otak akustik neuroma bagi pengguna ponsel. Namun belum dapat menarik kesimpulan untuk jenis kanker lainnya.

(wsh/wsh)




Hide Ads