Media China Press di Negeri Tirai Bambu memergoki keberadaan website tersebut dengan jumlah anggota sekitar 100 ribu. Pengikutnya disebutkan antara lain berasal dari Malaysia dan Singapura.
Menurut media tersebut, website ini memiliki konten yang sangat eksplisit. Seperti dikutip detikINET dari The Star, Senin (16/5/2011), dari foto sampai iklan di dalamnya terang-terangan tampil begitu mesum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepertinya keberadaan website tersebut akan memicu aparat setempat melakukan investigasi. Sebab, China sudah terkenal tidak ragu memberantas konten cabul di dunia maya.
Sebelumnya dalam kasus terpisah, sebanyak 22 tersangka ditangkap karena kedapatan mengorganisir pesta seks via internet. Mereka mengadakan forum online dengan bahasan mengenai pertukaran pasangan seks.
(fyk/ash)