Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
'Tsunami' Pornografi Online Ancam Mental Anak

'Tsunami' Pornografi Online Ancam Mental Anak


- detikInet

London - Survei kembali menguak betapa akrab para anak-anak dengan dunia pornografi online. Sepertiga dari para bocah gemar mengakses pornografi kelas berat begitu mereka menginjak usia 10 tahun.

Sedangkan empat dari lima remaja secara reguler melihat foto atau film mesum dari ponsel atau komputer mereka. Beberapa temuan cukup mencengangkan ini muncul di Inggris dalam survei yang dilakukan beberapa lembaga seperti YouGov.

Pemerhati pornografi di Inggris pun mengingatkan risiko kerusakan mental oleh pornografi online, yang karena banyaknya mereka juluki 'Tsunami'. Anak-anak ini dicemaskan kesulitan menjalin relasi harmonis kala dewasa. Sebuah usul pun mengemuka untuk memasang label bahaya di website.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip detikINET dari DailyMail, Selasa (23/11/2010), jika disetujui, sebuah banner akan muncul di website yang dianggap tak pantas untuk anak. Lembaga British Board of Film Classification diminta bantuannya untuk mengklasifikasi website semacam itu.

"Generasi ponsel baru membuat akses pornografi begitu mudah sehingga dua pertiga anak-anak mengaku mengakses pornografi dari handset. Namun orang tua lupa betapa mudah para anak men-download (materi porno)," ucap Miranda Suit, direktur SaferMedia.

Dia menambahkan, anak-anak tidak siap secara mental menghadapi 'Tsunami' pornografi yang begitu banyak terdapat di internet. Apalagi sebagian adegan mengandung kebrutalan. Hal ini bisa menimbulkan kesan di benak anak, bahwa wanita adalah objek semata.

"Pemerintah harus beraksi sekarang juga untuk melindungi anak-anak kita ini," pungkas Suit. (fyk/rns)




Hide Ads