Sedangkan empat dari lima remaja secara reguler melihat foto atau film mesum dari ponsel atau komputer mereka. Beberapa temuan cukup mencengangkan ini muncul di Inggris dalam survei yang dilakukan beberapa lembaga seperti YouGov.
Pemerhati pornografi di Inggris pun mengingatkan risiko kerusakan mental oleh pornografi online, yang karena banyaknya mereka juluki 'Tsunami'. Anak-anak ini dicemaskan kesulitan menjalin relasi harmonis kala dewasa. Sebuah usul pun mengemuka untuk memasang label bahaya di website.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Generasi ponsel baru membuat akses pornografi begitu mudah sehingga dua pertiga anak-anak mengaku mengakses pornografi dari handset. Namun orang tua lupa betapa mudah para anak men-download (materi porno)," ucap Miranda Suit, direktur SaferMedia.
Dia menambahkan, anak-anak tidak siap secara mental menghadapi 'Tsunami' pornografi yang begitu banyak terdapat di internet. Apalagi sebagian adegan mengandung kebrutalan. Hal ini bisa menimbulkan kesan di benak anak, bahwa wanita adalah objek semata.
"Pemerintah harus beraksi sekarang juga untuk melindungi anak-anak kita ini," pungkas Suit. (fyk/rns)