Apa pasal? Rupanya, adegan yang ditampilkan di video buatan National Health Service (NHS) ini dianggap vulgar. Tayangan adegan intimnya terkesan menyerempet pornografi meski sebenarnya tak sampai menunjukkan bagian tubuh yang terlarang.
Dalam sebuah video, dikisahkan seorang remaja pria bertemu dengan gadis pujaan di sebuah pesta. Lalu, mereka pergi ke rumah si gadis yang diceritakan bernama Jen. Sang lelaki merekam adegan demi adegan dengan kamera di tangannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tayangan tersebut dinilai hanya pantas disaksikan oleh mereka yang sudah melampaui usia 18 tahun. Padahal, seperti detikINET kutip dari Metro, Selasa (16/11/2010), video tersebut dimaksudkan agar disebarluaskan di dunia maya dan juga ke sekolah-sekolah.
"NHS tidak bertanggungjawab dengan menampilkan adegan jelas mengenai gairah yang tak terkendali, di mana seorang wanita muda digambarkan tidak lebih sebagai objek seks," kritik Norman Wells, direktur lembaga Family and Education Trust.
Namun NHS bersikukuh video tersebut sudah sesuai untuk mengkampanyekan pemakaian kondom bagi anak muda. Diharapkan dengan memakai pengaman, mereka tidak tertular penyakit kelamin berbahaya.
(fyk/rns)