Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Yogyakarta Blokir 400 Ribu Situs Porno

Yogyakarta Blokir 400 Ribu Situs Porno


- detikInet

Yogyakarta - Bak gayung bersambut, APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) wilayah Yogyakarta merespons surat edaran Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi (Ditjen Postel) atas nama Menkominfo tentang perundang-undangan terkait pornografi.

Ditemui detikINET dalam acara Pres Conference tentang Pemblokiran Situs Porno oleh Asosiasi Operator ISP Jogja di Saphir Mall, Yogyakarta. Para penyedia layanan internet atau ISP (Internet Service Provider) di Yogyakarta menyatakan mendukung program pemerintah untuk memblokir akses ke situs-situs pornografi.

"Untuk saat ini, pemblokiran yang dilakukan di Yogyakarta masih bersifat
opsional alias pilihan. Para pelanggan bisa meminta situs-situs apa saja yang
akan diblokir, bila memang mengandung konten pornorafi maka situs akan kami
blokir," tukas Kordinator Wilayah 1 Yogyakarta, Taufik M. Heriawan, kepada detikINET.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Begitu juga bagi para pelanggan yang merasa situs yang terblokir tidak mengandung konten porno bisa melaporkan kepada kami. Tidak sampai lima jam, situs itu akan kembali kami buka," tambahnya.

Dengan mengusung nama Merapi Project, sebanyak sepuluh asosiasi ISP akan
memfilter situs berdasarkan alamat URL. Taufik juga menambahkan hingga saat ini baru ada 400.000 situs porno yang terblokir. Padahal, masih ada dua juta situs lainnya yang mengarah ke pornografi. Keterbatasan kemampuan hardware dirasa masih menjadi kendala untuk mendukung program tersebut. Walau nantinya akan ada back up peralatan dari APJII Jakarta.

"Saat ini sistem Merapi masih dipakai di ISP wilayah Yogyakarta, tetapi tidak menutup kemungkinan bila filtering Merapi digunakan secara terbuka di masyarakat yang lebih luas," tutupnya. (feb/rns)






Hide Ads
LIVE