Seperti dikutip detikINET dari New York Times, Rabu (7/6/2010), akun yang khusus disiapkan untuk proyek ini bernama @earlybird Exclusive Offers. Di halaman inilah para pengguna bisa mem-follow akun itu untuk mendapatkan akses ke transaksi.
Ide e-commerce ini sendiri terinsipirasi oleh situs penjualan seperti Gilt, Groupun dan Woot yang diakusisi oleh Amazon.com. Tak hanya itu, mereka juga terinspirasi oleh keuntungan yang didapatkan perusahaan PC, Dell, dalam melakukan transaksi yang dilakukan melalui Twitter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penjual bisa menentukan harga dan berapa banyak item yang tersedia. Ini adalah percobaan dengan model berbeda," ungkap Sean Garret selaku juru bicara Twitter. Apakah layanan ini gratis? Rupanya tak sepenuhnya bebas biaya. Sebab, Twitter akan mendapatkan 'bagian' dari pengiklan.
"Kontrak pertama akan muncul segera," ungkap Garret. Rencana awalnya layanan ini hanya akan bisa diakses di tempat-tempat tertentu. Namun kini sedang dipertimbangkan untuk menawarkan layanannya lebih global lagi.
(feb/ash)