Korindo merupakan ajang kompetisi di bidang rancang bangun muatan roket bagi mahasiswa Tanah Air. Kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan bibit unggul yang berminat menggeluti teknologi dirgantara, khususnya peroketan.
"Untuk pertama kalinya, kompetisi ini disaksikan oleh pengamat Asia-Pacific Regional Space Agency Forum (APRSAF) yang berasal dari Jepang dan Malaysia," tukas Dra. Elly Kuntjahyowati, MM selaku kepala bagian Hubungan Masyarakat Korindo 2010, saat ditemui detikINET di Pandansimo, Bantul, Minggu (27/6/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebanyak tujuh tim gagal dan dua tim lainnya mengundurkan diri," ujar Rika Andiarti, Kepala Pusat Teknologi Dirgantara Terapan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).
Kompetisi kali ini bertema Homing Meteo Payload, yakni kompetisi untuk menghasilkan rancang bangun payload (muatan roket). Payload harus mampu kembali atau menuju sasaran yang telah ditentukan setelah terpisah dari roket peluncur.
Korindo 2010 di pantai Pandansimo terlaksana atas kerja sama Kementerian Pendidikan Nasional, LAPAN, Universitas Gadjah Mada, Pemerintah Kabupaten Bantul dan Angkatan Udara.
(feb/ash)