Sebab jika ditelusuri, akses ke situs-situs negatif ini juga marak dilakukan di luar warnet. Bahkan lebih sulit dikendalikan, demikian menurut Ketua Asosiasi Warung Internet Indonesia (Awari) Irwin Day.
"Misalnya saja akses internet melalui rumah atau tempat bekerja. Dari data yang terekam melalui DNS Nawala, upaya mengakses situs-situs internet berkandungan negatif banyak terjadi melalui kantor pemerintahan dan kantor perusahaan swasta," tuturnya dalam keterangan tertulis, Rabu (16/6/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun perbuatan tersebut dengan motif apapun tidaklah dapat dijadikan dasar atau alasan untuk menempatkan entitas warnet secara utuh sebagai tempat utama mengakses situs-situs internet berkandungan negatif," tegasnya.
Cap situs negatif di sini mulai dari situs-situs yang memuat materi pornografi, perjudian, obat-obatan terlarang, phising, malware dan situs yang mengusik SARA.
(ash/wsh)