Ya, MI5 mengumumkan rencana melengserkan staff yang 'buta' dengan situs jejaring sosial. Pasalnya, pihak lawan seperti para teroris banyak yang memanfaatkan situs semacam itu untuk menggelar aksinya.
Para teroris ini banyak yang berkomunikasi dengan sesama anggota via situs jejaring. Karena itu, jadi wajib hukumnya bagi para agen rahasia ahli memakai Facebook demi memantau gerak gerik mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk perekrutan baru, MI5 kini juga punya syarat tersendiri, yakni harus melek teknologi. Karena itu, para pelajar di bidang ilmu komputer bakal lebih diutamakan.
"Musuh memakai tiap metode yang tersedia untuk menyerang, termasuk dengan teknologi. Kita harus waspada dengan ancaman serangan cyber dan generasi tua di MI5 harus benar-benar nyaman menggunakan teknologi terkini," tutur Patrick Mercer, anggota parlemen.
(fyk/wsh)