Parahnya, pelaku yang dirahasiakan namanya itu ingin meraup untung dari aksi jahatnya. Ia menjual foto mesum pacarnya dengan banderol US$ 5 atau sekitar Rp 50 ribu per buah pada teman-teman sekolahnya.
Memang fenomena sexting bukanlah hal baru di negeri Paman Sam itu, di mana sekitar 1 dari 5 remaja disinyalir melakukannya. Namun menjual foto hasil sexting masih terbilang hal yang langka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
DetikINET kutip dari NYDailyNews, Kamis (11/3/2010), George Entwistle selaku kepala sekolah tersebut terpaksa mengeluarkan pernyataan khusus seputar kasus memalukan itu.
"Meski terungkapnya kasus ini terjadi di sekolah, namun aktivitas mesum itu dilakukan di luar sekolah. Teknologi yang digunakan untuk tujuan yang salah memang bisa berbahaya dan ilegal," demikian katanya.
(fyk/ash)