Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi kampus pertama yang dilirik oleh Nokia untuk berkerjasama. Melalui Forum Nokia, vendor ponsel asal Finlandia ini mendorong tumbuhnya kompetensi dan keahlian dalam menggunakan teknologi vendor asal Finlandia itu untuk menciptakan mobile solution yang inovatif.
Kenny Mathers, Head of Developer Relation & Marketing Forum Nokia Asia Pacific, saat penandatanganan MoU dengan ITB di GH Universal, Jalan Setiabudi mengatakan bahwa pihaknya terus mendorong dan membangun komunitas pengembang aplikasi dengan konten lokal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kerjasama yang akan berjalan hingga awal 2011 ini, Nokia mempersiapkan kebutuhan para pengajar dan mahasiswa ITB untuk membuat aplikasi.
"Kita sediakan launchpad, software untuk aplikasi mobile, serta kebutuhan lainnya. Semuanya bisa didapatkan di website Forum Nokia," katanya.
Di tempat yang sama, Prof. Dr. Wawan Gunawan, Wakil Rektor ITB bidang riset dan inovasi mengatakan bahwa dengan adanya kerjasama ini, rencana ITB menjadi technopreneur university bisa cepat terwujud.
"Bagi kami ini merupakan hal penting karena ITB konsen dengan masalah enteurpreneurship. Setelah 5 tahun lalu kita menjelma menjadi riset university sekarang jadi inovasi university, dan next technopreneur university," ungkapnya.
Pun demikian, Wawan menegaskan bahwa ITB tidak serta merta menutup diri terhadap vendor lain. Bahkan dirinya pun meyakinkan bahwa Nokia tidak akan bisa menyetir ITB. Dalam perjanjian kerjasamanya, tercantum bahwa ITB akan menyediakan Nokia Web Runtime (WRT) dan teknologi Nokia Qt sebagai mata kuliah Mobile Application Development pada Fakultas Teknik Elektro dan Informatika.
"Walaupun ada kurikulum, bukan berarti kita bisa di-drive. Kita open dengan siapapun asal kepentingannya untuk pendidikan," pungkasnya.
(afz/ash)