Pria pemilik laptop tersebut sekonyong-konyong melarikan diri. Suasana bandara pun jadi panik karena banyak polisi langsung mengejar sang pria. Tidak hanya itu, sebagian pengunjung langsung dievakuasi dan sebagian terminal keberangkatan ditutup selama 3 jam.
Juru bicara kepolisian Jerman, Albert Poerschke menyatakan bahwa polisi dan anjing pelacak gagal menemukan keberadaan pemilik laptop. Namun belum jelas apakah laptopnya benar-benar mengandung peledak ataukah terjadi kesalahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kejadian ini membuat sekitar 100 keberangkatan pesawat di bandara terbesar kedua di Jerman itu tertunda. Namun seluruh pengunjung bandara dilaporkan tak mengalami luka. Sedangkan laptop yang jadi sumber masalah sedang diinvestigasi.
Pengamanan bandara di seluruh dunia kini makin ketat, terkait insiden beberapa saat lampau, saat seorang warga Nigeria coba meledakkan sebuah pesawat yang menuju ke Amerika Serikat. Demikian yang dilansir BussinesWeek dan dikutip detikINET, Kamis (21/1/2010). (fyk/faw)