Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Uang Simpanan Raib
Kartu ATM Nasabah BCA Kemungkinan Diduplikasi
Uang Simpanan Raib

Kartu ATM Nasabah BCA Kemungkinan Diduplikasi


- detikInet

Jakarta - Raibnya dana jutaan rupiah dari rekening sejumlah nasabah BCA di Bali dinilai sebagai modus pembobolan konvensional. Caranya dengan menduplikasi kartu ATM yang diawali dengan aksi pencurian informasi dari kartu si pemilik.

M. Salahuddien, Wakil Ketua Indonesia Security Incident Responses Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII) menjelaskan, dari informasi yang ia peroleh dari pihak kepolisian, kasus ini kemungkinan terjadi lantaran aksi skimming yaitu metode pencurian informasi yang didapat dari kartu ATM.

Cara skimming sendiri bisa dilakukan dengan memasang alat Electronic Data Capture (EDC) di mulut mesin ATM. "Kemungkinan lain, skimming tidak terjadi di mesin ATM karena BCA terkenal sangat ketat menjaga ATM-nya. Jadi bisa terjadi di tempat-tempat belanja," tukas pria yang biasa disapa Didin Pataka ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa tahun yang lalu, lanjut Didin, skimming sempat terungkap di Surabaya. Sejumlah tempat belanja memasang alat skimming ini pada mesin EDC yang resmi atau memasang perangkat splitter pada saluran komunikasi mesin EDC dan dihubungkan ke komputer pelaku, sehingga semua packet data yang lewat di-sniff oleh software cracking data EDC tertentu yang ada di komputer pelaku.

Nah, setelah data dipegang pelaku, selanjutnya digandakan ke kartu ATM bodong. "Alat untuk skimming ini banyak dijual di pasaran harganya sangat murah terutama produk China, ada yg di bawah Rp 500 ribu, sudah termasuk software untuk membaca data kartu ATM dan alatnya punya kemampuan menulis ke kartu bodong, pelaku cukup mencari bahan baku kartu ATM kosong," jelasnya kepada detikINET, Rabu (20/1/2010).

Kasus skimming biasanya terjadi pada jenis kartu magnetic stripe. Entah kalau saat kejadian itu BCA masih menggunakan kartu ATM jenis magnetic stripe atau tidak. Tapi kalau di Jepang, semua mesin ATM sudah menolak kartu non-chip.

"Meski demikian kartu chip juga bisa digandakan, cuma perlu alat skimming yang lebih canggih dan masih mahal harganya," Didin menandaskan.
(ash/wsh)







Hide Ads