Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Setelah 'Merayu', China Kini Galak pada Google

Setelah 'Merayu', China Kini Galak pada Google


- detikInet

Beijing - Setelah sebelumnya sempat melemparkan rayuan kepada Google supaya tidak jadi hengkang, kini China menampilkan sikap galak terhadap raksasa mesin pencari tersebut. Dengan tegas China menyatakan bahwa semua perusahaan asing, tak terkecuali Google harus tunduk pada hukum yang berlaku di China.

Sikap tegas China ini disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Ma Zhaoxu, seminggu setelah Google mengeluarkan ancaman akan meninggalkan Negeri Tirai Bambu tersebut. Pernyataan Ma ini seolah ingin menunjukkan bahwa China tidak gentar dengan gertak sambal si raksasa.

"Pemerintah China mendukung perkembangan internet. (Namun) semua perusahaan asing di China hendaknya menghormati peraturan kami, serta menjunjung adat serta tradisi yang berlaku di masyarakat, tidak terkecuali Google," tegas Ma, seperti dikutip detikINET dari Reuters, Rabu (20/1/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menanggapi komplain Google tentang serangan yang diduga dilakukan mata-mata China, Ma menyatakan bahwa sejumlah perusahaan China juga menjadi korban serangan, bukan hanya Google. Ma juga menambahkan bahwa China mengutuk aksi dedemit maya tersebut.

Ma juga menangkis tudingan yang dilemparkan pemerintah India, yang juga mengaku menjadi korban serangan cracker China. "Klaim tersebut tidak memiliki dasar sama sekali," tandas Ma.

(faw/wsh)







Hide Ads