Senin, 04 Jan 2010 16:20 WIB

Hadang Aksi Kelompok Radikal, Petisi Internet Digalang

- detikInet
Wootton Bassett - Lebih dari 120.000 orang menandatangani petisi yang dibentuk di situs jejaring sosial Facebook. Petisi ini dibuat untuk memprotes rencana yang digulirkan oleh grup radikal bernama Islam4UK yang berencana menggelar parade di Wootton Bassett, Inggris.

Usaha dengan menggunakan media internet itu diharapkan mampu menghadang rencana parade yang akan dilakukan ratusan orang di jalanan Wotton Bassett. Kota itu selama ini dikenal karena menjadi tempat penghormatan terakhir tentara Inggris yang gugur di Afganistan. Kota itu bisa dikatakan menjadi simbol duka cita korban perang.

Rencana parade itu menuai kontroversi karena kelompok Islam4UK tak melakukannya untuk turut menghormati para tentara, melainkan untuk mengenang warga Afghanistan yang disebut sebagai korban pembunuhan. Mereka akan melakukan parade dengan membawa peti mayat sebagai simbol.

Pihak yang memprotes rencana tersebut, seperti dikutip detikINET dari Telegraph, Senin (4/12/2009), termasuk kelompok muslim moderat. Aksi ini ditakutkan akan menimbulkan kerusuhan dan bahkan kebencian pada warga muslim lain yang tidak ikut organisasi Islam4UK.

Petisi oline mencegah parade itu sukses mengumpulkan lebih dari 120.000 orang dalam waktu kurang dari 48 jam. Mereka menyerukan agar petugas berwajib tidak mengeluarkan izin untuk parade itu.

"Jika parade ini berlangsung, maka polisi akan menghadapi tugas mengerikan," ujar Steve Minter, seorang warga Inggris yang menantunya tewas terkena bom.

Shahid Murasaleen, dari kelompok Minhajul-Quran International UK, mengatakan kelompok semacam Islam4UK kerap mengatasnamakan islam dan warga muslim Inggris padahal tanpa hak. "Parade ini hanya akan menimbulkan kebencian pada warga muslim yang tak bersalah dan mematuhi hukum," ujarnya.

Pihak Kepolisian setempat mengatakan Islam4UK belum mengajukan rencana aksi tersebut ke mereka. Namun pihak Kepolisian mengaku sudah mendengar adanya rencana itu.

Juru bicara Kepolisian mengatakan bahwa jika ada sebuah parade yang berpotensi menimbulkan kekacauan dan kerusakan, Kepolisian berhak memberikan syarat-syarat khusus pada penyelenggaranya. Bahkan, dalam kondisi tertentu, Kepolisian bisa meminta otoritas lokal untuk melarang.

Islam4UK memang dikenal sebagai organisasi radikal. Pendiri organisasi tersebut termasuk Omar Bakri Mohammed dan Anjem Choudary, kedua nama yang terkait organisasi terlarang bernama Al Mujahiroun yang mengagung-agungkan aksi terorisme.

Selain itu, Bakri konon pernah menggelar seminar yang memuji-muji pelaku serangan 11 September di New York, Amerika Serikat dan menyebut pelaku bom 7 Juli di London, Inggris sebagai Fantastic Four.

(sha/faw)