Twitter saat digunakan oleh nyaris semua kalangan untuk berbagai hal. Mulai dari menuliskan pikiran, menu makan siang hari ini, menumpahkan kekesalan hingga gosip dan berita.
Namun penegak hukum di Montgomery County, Texas, Amerika Serikat, agaknya telah menemukan satu lagi cara memanfaatkan layanan mikroblogging itu dengan kreatif. Mereka menggunakan Twitter untuk menghukum para pengemudi yang mabuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hukuman dipermalukan di depan umum itu adalah buah pikir Jaksa Penuntut bernama Warren Diepraam. "Memang tak akan meniadakan pengemudi mabuk sama sekali, tapi cukup untuk membuat orang berpikir dua kali sebelum mengemudi dalam keadaan teler," ujarnya seperti dikutip detikINET dari PCWorld, Senin (28/12/2009).
Hukuman ekstra ini telah dimulai pada liburan Natal 2009 dan akan diulangi pada liburan Tahun Baru 2010 serta masa liburan populer lain seperti Hari Kemerdekaan AS pada Juli 2010.
Untuk mempublikasikan nama-nama para pelanggar ini, kejaksaan wilayah itu akan menggunakan account milik Brett Ligon. Penasaran? Account itu bisa diakses di @MontgomeryTXDAO.
(wsh/rou)