Terkait kontroversi yang terjadi, pihak Swedbank mengakui bahwa dalam majalah institusinya yang bernama Lyckoslanten, memang terdapat alamat situs mesum kelas berat yang tak patut dikonsumsi bocah.
Seperti dikutip detikINET dari United Press International, Selasa (22/12/2009), alamat link mesum itu terdapat dalam artikel 10 alamat domain internet yang terjual paling mahal. Tentu jika dibaca oleh anak yang melek teknologi, kemungkinan mereka akan mengakses link terlarang itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden ini jelas mempermalukan nama bank tersebut. Sebab majalah Lyckoslanten cukup populer di Swedia, didistribusikan pada lebih dari 500.000 anak sekolah setempat yang baru berumur 9 sampai 12 tahun. (fyk/ash)