Banyaknya 'stok' bahasa lokal ialah kekuatan yang dimiliki oleh Plurk. Plurk menawarkan sebanyak 33 bahasa dan ini belum termasuk 45 bahasa yang sekarang
sedang dalam proses penggarapan.
Dibandingkan dengan Twitter yang hanya mempunyai 5 bahasa (Inggris, Spanyol, Perancis, Italia dan Jepang) angka ini masih terpaut jauh. Keberadaan para dermawan
penerjemahlah yang ternyata menjadi kekuatan bahasa yang dimiliki situs mikroblogging yang dirilis pertama kali di tahun 2008 ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika Plurk pertama kali dirilis, kami telah memiliki sistem penerjemah di mana semua sistem telah diterjemahkan ke dalam 25 bahasa hanya dalam waktu 2 minggu, dan ini semua dilakukan oleh user kami," jelas Woon seperti yang dowartakan PC World dan dilansir detikINET, Minggu (13/12/2009).
Menanggapi strategi bahasa, Twitter belum melemparkan komentarnya. Sepertinya, Twitter tidak merasa terancam dengan kekuatan yang dimiliki Plurk tersebut, karena
menurut daftar website paling padat trafficnya versi Alexa, rangking Twitter ada di nomor 14 secara global. Plurk sendiri jauh di belakangnya, ada di urutan 1.073.
Akan tetapi meski secara global kalah, Plurk masih memiliki basisnya sendiri di wilayah Asia. Di Taiwan, situs ini malahan menjadi nomor satu. Plurk juga tak kalah
tenarnya di negara Malaysia, dan juga di Indonesia yang notabene menjadi market terbesar Plurk ke-2 di dunia, diikuti Amerika di urutan 3.
(sha/faw)