Dilansir detikINET dari Cnet, Senin 97/12/2009), survei yang melibatkan remaja berusia 14-24 tahun ini menemukan fakta bahwa sebanyak 22% dari remaja yang sedang pacaran, merasa penting untuk memakai ponsel atau internet guna mengecek pacarnya. Lebih dari 1 dari 4 remaja mengatakan bahwa pacar mereka telah mengecek isi SMS tanpa ijin dan lebih dari 10% mengaku bahwa pasangannya juga meminta mereka memberikan password untuk mengecek gerak-gerik pasangannya saat online .
Di sini, presentase wanita yang lebih suka berbagi password, jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan pria. Aksi ini sebenarnya tidak baik untuk ditiru, karena ternyata, dari mereka yang membocorkan passwordnya, sebanyak 68% dilaporkan telah menjadi sasaran empuk digital abuse atau kekerasan digital, dibandingkan mereka yang menyimpan rapat passwordnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT