Nomor IMEI membantu identifikasi panggilan yang dilakukan, serta menunjukkan informasi pabrikan serta tipe handset. Pemblokiran dilakukan karena ponsel tanpa IMEI ditakutkan mengancam keamanan nasional India, yang cukup kenyang dengan berbagai ancaman teroris maupun kaum separatis.
"Seluruh penyedia layanan mobile diinstruksikan memblokir layanan pada 25 juta ponsel terkait alasan sekuriti," demikian tukas seorang pejabat di Kementerian Telekomunikasi India.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Otoritas India sebelumnya sudah memblokir akses sim card pra bayar di sekitar wilayah Kashmir. Lagi-lagi, kebijakan ini dipicu kekhawatiran layanan itu bakal dimanfaatkan kaum separatis untuk melancarkan aksinya.
Dari pihak grup operator, Cellular Operators Association of India menyatakan tidak keberatan dengan perintah pemblokiran ini. Mereka menyatakan keamanan nasional lebih penting dari kerugian yang mungkin terjadi.
Dilansir AFP dan dikutip detikINET, Rabu (2/12/2009), pasar selular India saat ini adalah yang terbesar kedua di dunia setelah China, dengan lebih dari 500 juta user. Sayangnya, 30 persen ponsel yang terjual di sana tak jelas mereknya. (fyk/faw)