Bergabungnya Irak dalam chanel khusus di situs berbagi video itu tak lepas dari pendekatan yang dilakukan CEO Google Eric Schmidt yang sebelumnya baru saja berkunjung ke Baghdad, ibukota Irak.
Kala itu, dikutip detikINET dari AFP, Kamis (26/11/2009), Schmidt mempunyai misi untuk mendigitalisasikan artefak dan dokumen kuno milik Museum Nasional Irak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dunia belum melihat apa yang telah dicapai pemerintah Irak dalam bidang keamanan, ekonomi, politik dan membagun sistem demokrasi federal," tutur Maliki.
"Dan pemerintah (Irak) melihat dengan adanya teknologi video di YouTube akan memberi kesempatan untuk memamerkan pencapaian kami," lanjutnya. (ash/faw)