Memprotes baju tersebut, Facebook pun jadi andalan. Sebanyak 600 orang bergabung dalam sebuah petisi online di Facebook yang menyuarakan baju berwarna kuning itu tak pantas dikenakan dan membuat mereka risih jadi obyek pemandangan.
Para wanita pemadam ini komplain bahwa saat mereka dalam keadaan basah atau berkeringat, baju tersebut berubah jadi transparan. Ini jadi masalah karena sebagai pemadam kebakaran, mereka tentu sering 'bergulat' dengan air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Upaya protes yang digalang para pemadam kebakaran ini, baik di Facebook maupun secara langsung tampaknya mulai membuahkan hasil.
Juru bicara Rural Fire Service menjelaskan, baju baru itu sengaja dibuat karena lebih mampu menyerap panas ketimbang versi sebelumnya. Menanggapi protes yang terjadi, mereka akan membuat kaos dari bahan baru agar tak terlihat transparan lagi dalam keadaan basah. (fyk/ash)